Pendapatan Meroket, Shopify Malah PHK 20% Karyawan

The logo of Shopify is seen outside its headquarters in Ottawa, Ontario, Canada, September 28, 2018. REUTERS/Chris Wattie

Platform layanan e-commerce Shopify memberhentikan 20% karyawannya, pada Kamis, (4/5/2023). PHK massal tersebut terjadi di tengah lonjakan pendapatan Kuartal I/2023.

CEO Shopify Tobi Lütke mengumumkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam sebuah memo kepada karyawan yang diposting ke situs web perusahaan. Meski begitu, ia tidak merinci unit mana yang akan terpengaruh akibat PHK.

“Saya menyadari dampak yang menghancurkan dari keputusan ini terhadap sebagian dari Anda. Saya pun tak membuat keputusan ini dengan enteng,” tulis Lütke, dikutip dari Reuters.

Shopify memiliki sekitar 11.600 karyawan dan kontraktor per 31 Desember 2022. Pemotongan tersebut menandai putaran kedua PHK untuk perusahaan e-commerce di Kanada.

Shopify Juli lalu memberhentikan 10% tenaga kerjanya setelah Lütke mengatakan perusahannya salah perhitungan terkait seberapa lama ledakan e-commerce yang dipicu pandemi akan bertahan. Lütke mengatakan Shopify butuh perampingan karena berfokus pada bisnis intinya, yaitu membuat alat bagi perusahaan untuk menjual produk secara online.

Perusahaan secara terpisah mengumumkan pada Kamis bahwa mereka membongkar unit logistiknya ke Flexport, penjualan yang mencakup Deliverr, perusahaan pengiriman jarak jauh yang diakuisisi seharga US$2,1 miliar Mei lalu. Shopify juga menjual 6 River Systems, pembuat robot gudang yang diakuisisi pada 2019 seharga $450 juta, kepada perusahaan teknologi ritel Inggris, Ocado.

Ketentuan kesepakatan Flexport dan Ocado tidak diungkapkan. Langkah tersebut mengakhiri upaya Shopify selama bertahun-tahun untuk membangun bisnis logistiknya sendiri.

Kini, shopify kembali ke prioritasnya sebagai sofware e-commerce, serta berinovasi ke hal baru seperti kecerdasan buatan.

“Shopify memiliki hak istimewa untuk berada di antara perusahaan dengan peluang terbaik menggunakan AI untuk membantu pelanggan kami,” kata Lütke.

Shopify juga mengalahkan estimasi Wall Street untuk kuartal pertama. Perusahaan melaporkan pendapatan sebesar $1,51 miliar, yang melampaui proyeksi sebesar $1,43 miliar, menurut Refinitiv. Saham Shopify melonjak sebanyak 22% pada awal perdagangan Kamis waktu setempat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*